Soto Gading, Kuliner Solo yang Jadi Idola Masyarakat dan Presiden. Cita Rasa yang khas dari kuliner solo yaitu Soto Gading.

Bagi kamu para pemburu kuliner nusantara, jika berkunjung ke Solo nggak ada salahnya untuk icip-icip hidanganya yang begitu lezat. Kuliner Solo memiliki keunikan dalam hal rasa dan juga bentuk. Jika kamu mencari hidangan yang berkuah dan gurih, mungkin kamu akan mencoba datang ke Soto Gading di daerah Brigjen Sugiarto. Buat kamu yang masih belum tau apa itu Soto Gading, simak yuk!

 

Soto Gading sendiri adalah kuliner khas dari kota Solo, Jawa Tengah dan soto ini tidak ada hubungannya dengan hewan gajah. Soto Gading ini memiliki kuah yang bening dan segar. Bahan-bahan yang ada di dalam Soto adalah kaldu ayam, bihun, beberapa irisan daging ayam, daun bawang, tomat, nasi, dan jeruk nipis sebagai pelengkap.

Soto Gading Khas Solo Via Instagram/soloculinary

 

Bagi kamu yang memiliki hobi kuliner, tempat ini bisa kamu coba. Terletak di Jalan Brigjen Sudiarto No. 75, warung Soto Gading ini berada di daerah selatan Keraton Kasunanan Surakarta. Warung soto gading ini tidak tampak mewah seperti rumah makan yang terkesan eksklusif abhkan kesannya pun terasa sederhana. Warung ini didirikan oleh Siswo Martono dan sudah berdiri sejak tahun 1974.

 

Warungnya memang tampak sederhana, tetapi jangan salah, warung ini sudah menjadi langganan para presiden dan pejabat negara. Martono berkata, presiden Joko Widodo pun sudah sering makan disini sejak sebelum menjabat sebagai walikota. Saat menjadi presiden pun, beliau juga sering datang ke warung ini. Beberapa presiden lain selain Joko Widodo yang sudah mampir ke warung ini adalah Soeharto, Megawati Soekarnoputri, Abdurrahman Wahid, dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Selain menjadi favorit para presiden, para pejabat negara serta mentri sekalipun selalu mampir ke Soto Gading ini.

Soto Gading Khas Solo Via Instagram/infosoloraya

 

Eits, nggak perlu takut akan makan di tempat yang berdesakan karena warung Soto Gading ini pun sudah memiliki 3 cabang dengan menyajikan menu yang sama dan sang pemilik sendiri tidak ingin mengubah bentuk bangunan warungnya. Ia pun merasa bangga karena warungnya dikunjungi pelanggan dari berbagai kalangan dari masyarakat biasa hingga pejabat sekalipun. Walaupun di sepanjang Jalan Brigjen Sudiarto terdapat sejumlah warung yang menjajakan kuliner yang sama yaitu soto, namun Soto Gading milik Martono ini tetap menjadi idola banyak orang. Soto gading miliknya memiliki cita rasa yang khas.

 

Soto disajikan dengan kuah yang kental dari kaldu ayam yang berwarna bening. Rasanya pun sangat gurih dan sedikit berlemak. Lemaknya dihasilkan dari kaldu ayam dengan porsi yang pas. Isiannya ada suwiran daging ayam dengan taburan bawang merah goreng dan juga irisan daun seledri. Selain menyajikan soto, di warung ini juga tersedia beberapa lauk yang menggoda. Lauk seperti tempe, tahu, empal, sate uritan, brutu, perkedel, sate kerang, galantine, aneka jeroan, dan lain-lain yang pas untuk menemani hidangan utama.

 

Dengan warung yang sederhana ini, kamu tidak perlu takut untuk mengeluarkan biaya yang banyak. Satu porsinya dikenai harga Rp. 10.000 – 20.000 untuk soto dan segelas teh. Sedangkan lauk yang lain bisa dinikmati dengan harga yang sangat ekonomis yaitu Rp. 1000 per itemnya. Warung Soto Gading buka sejak pukul 05.30 pagi hari dan tutup pukul 15.00 WIB.

 

Jika sedang berlibur dan mengunjungi Solo, warung Soto Gading ini patut untuk dicoba selain kuliner sate buntelnya. Selain harganya yang ekonomis, rasanya juga tetap lezat dan nggak bikin nyesel deh!

Leave a reply:

Site Footer

Sliding Sidebar